PENDAHULUAN
Istilah tumbuh kembang sebenarnya mencakup 2 peristiwa yang sifatnya berbeda, tetapi sulit dipisahkan, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan mempunyai dampak terhadap aspek fisik, sedangkan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi orgam/individu. Walaupun demikian, kedua peristiwa itu terjadi secara sinkron pada setiap individu.1
Untuk tercapainya tumbuh kembang yang optimal tergantung pada potensi biologiknya. Tingkat tercapainya potensi biologik seseorang, merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor genetik, lingkungan bio-fisiko-psiko-sosial dan perilaku. Proses yang unik dan hasil akhir yang berbeda-beda yang memberikan ciri tersendiri pada setiap anak. Begitu pula pada anak yang menderita sindrom down.1
Sindrom Down disebabkan kelainan pada kromosom. Bayi normal dilahirkan dengan jumlah 46 kromosom (23 pasang) yaitu hanya sepasang kromosom 21 (2 kromosom 21). Semua individu dengan sindrom Down memiliki 3 salinan kromosom 21. sekitar 95% memiliki salinan kromosom 21 saja. Sekitar 1% individu bersifat mosaik dengan beberapa sel normal. Sekitar 4% penderita sindrom Down mengalami translokasi pada kromosom 2.2
Pada makalah tinjauan pustaka ini akan disampaikan tentang tumbuh kembang pada anak dengan sindrom down.
Semoga bermanfaat.
Jika butuh fulltextnya comment aja. InsyaAllah saya kirim via email/gdrive.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar